Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan SMA dan Fasilitasi P3DMT Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Bapak Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Komite UPT SMAN 1 Bone, Bapak Ngenre Ahmad, S.Pd., M.Si. Kehadiran para tokoh pendidikan ini menambah kekhidmatan acara yang diikuti oleh seluruh keluarga besar Smansa Bone.
Kegiatan ini turut menghadirkan Al-Ustadz Jusman, S.Pd., M.Pd. sebagai pembawa tausiyah menjelang berbuka. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga esensi puasa agar tidak sekadar menjadi ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menjaga nilai pahalanya di sisi Allah Ta'ala. Beliau memaparkan lima hal krusial yang dapat menggugurkan pahala puasa seseorang, di antaranya:1. Berbohong (Al-Kadzib): Perkataan yang tidak sesuai kenyataan.
2. Ghibah: Membicarakan keburukan orang lain meskipun hal tersebut benar.
3. Adu Domba (Namimah): Upaya memecah belah persaudaraan dengan menghasut.
4. Sumpah Palsu: Menggunakan nama Tuhan untuk menutupi kesalahan atau mencari keuntungan pribadi.
5. Pandangan Syahwat: Melihat hal-hal yang tidak disukai atau dilarang oleh Allah Ta’ala.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang makan bersama, melainkan bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Melalui tema yang diangkat, pihak sekolah berharap momentum Ramadhan tahun ini mampu mencetak siswa-siswi SMAN 1 Bone yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral yang kuat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah setelah santap buka puasa dilakukan secara sederhana namun penuh kehangatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar